PENGARUH IKLAN TERHADAP KESADARAN MEREK DOMPET DIGITAL

 

BAB I

PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Pada era kemajuan teknologi saat ini, teknologi melaju dengan pesat dalam dunia industri bisnis. Dimana pelaku bisnis perlu menyesuaikan keadaan yang terus berubah – ubah. Di era ini pula persaingan antar industri semakin ketat, perlu strategi dan taktik yang dibuat untuk memenangi persaingan tersebut. Salah satunya dalam bidang pemasaran, dimana para pemasar perlu memantau setiap perubahan dan perkembangan yang terjadi pada lingkungannya salah satunya yaitu dengan melakukan strategi promosi. Promosi dilakukan untuk memberikan informasi mengenai produk dan juga untuk menarik calon konsumen untuk menggunakan produk yang kita miliki.

Promosi salah satunya dapat dilakukan dengan menggunakan promosi iklan. Iklan menjadi bagian yang tidak dapat ditinggalkan dalam dunia pemasaran. Oleh sebab itu, perusahaan berlomba – lomba membuat strategi iklan yang tepat. Ini menjadi sebuah tantangan bagi para pemasar dan pelaku kreator iklan demi menciptakan iklan yang dapat menarik para calon konsumen. Dengan pesatnya perkembangan teknologi media iklan juga semakin berkembang. Yang sebelumnya hanya dimedia iklan berbasis offline, namun saat ini media iklan juga berkembang ke berbasis online.

 

TUJUAN

Adanya kesamaan konsep iklan dengan iklan yang lain akan membuat penonton tidak tertarik dan cenderung membuat jenuh, maka dari itu kita harus membuat iklan yang kreativ, memiliki kualitas dan frekuensi penayangan iklan yang baik diharapkan dapat mempengaruhi tingkat kesadaran merek.

 


BAB II

LANDASAN TEORI

Berkomunikasi dapat dilakukan berbagai cara, salah satunya yaitu menggunakan media massa. Media massa yang paling sering digunakan yaitu media massa internet. Melalui internet dapat terhubung dengan semua orang di berbagai belahan dunia. Meski demikian internet juga memiliki keterbatasan, salah satunya adalah fasilitas internet hanya dapat diakses dengan menggunakan perangkat modern seperti smartphone, komputer, laptop dan lainnya.

Iklan dapat dikatakan sebagai sarana komunikasi perusahaan melalui suatu media kepada khalayak ramai dengan jangkauan yang luas. Iklan memberikan manfaat menyampaikan pesan produsen kepada calon konsumen mengenai suatu produk. Iklan juga dijadikan oleh perusahaan atau pemasar untuk memperkenalkan suatu produk yang dimiliki atau perusahaan kepada khalayak ramai dengan memanfaatkan media – media iklan. Adanya kesamaan konsep iklan dengan iklan yang lain akan membuat penonton tidak tertarik dan cenderung membuat jenuh. Namun, rendahnya kualitas iklan juga sering menjadi masalah dan membuat daya tarik konsumen dan daya ingat atau kesadaran merek suatu produk juga menjadi rendah.

Penempatan waktu penayangan iklan juga menjadi keputusan yang vital. Karena penayangan iklan sesuai dengan waktu yang tepat dapat memberikan dampak yang signifikan. Hal ini juga perlu didukung dengan iklan yang unik dan memiliki kreativitas dapat membuat konsumen tertarik menyaksikan iklan dan dapat mempengaruhi konsumen dalam mengingat produk kita yang dapat meningkatkan kesadaran merek terhadap produk yang dijual.


BAB III

PEMBAHASAN

Iklan dapat ditafsirkan sebagai bentuk promosi berupa barang dan jasa kepada masyarakat melalui media – media iklan dengan tujuan memperkenalkan produk yang dimilikinya. Iklan didefinisikan bentuk penyampaian ide atau pikiran melalui barang atas jasa yang dibayar oleh promotor yang terindentifikasi. Program periklanan dapat dikatakan tepat apabila ditunjang dengan efektifitas iklan yang baik. Tanpa adanya iklan, dapat dipastikan para calon konsumen tidak mengetahui informasi suatu produk. Iklan yang efektif didalamnya terdapat faktor kreativitas iklan yang baik, memiliki kualitas iklan yang baik, dan frekuensi penayangan iklan yang tepat dalam penayangannya.

Kreativitas dalam penyampaian pesan iklan baik tersirat maupun tersurat pada iklan harus membuat para konsumen dapat memahami dan menafsirkan isi pesan yang terkandung dalam iklan tersebut. Frekuensi penayangan yang sering atau berulang – ulang, didalamnya perlu memperhatikan waktu penayangan iklan yang tepat juga. Hal itu dapat membuat iklan memberikan hasil yang efektif. Maka dari itu iklan perlu dapat membuat para calon konsumen menjadi tertarik dan suka pada iklan yang ditayangkan. Ketika konsumen tidak tertarik terhadap iklan tersebut akan dapat mempengaruhi sikap konsumen akan produk tersebut.

Pemasar juga perlu menganalisa media iklan yang akan digunakan untuk penayangan iklan tersebut, baik secara online atau offline. Media iklan online seperti content marketing, SEO (Search Engine Optimization), paid research, display ads, targeted ads, paid and organic social media, dan website landing pages. Media offline juga dapat digunakan seperti televisi juga dapat dimanfaatkan, radio, koran, baliho, bahkan yang sering saat ini seperti jasa endorse yang dilakukan oleh para influencer atau tokoh penting lainnya yang dapat memikat para calon konsumen. Semua itu perlu dianalisa dan dipertimbangkan untuk memanfaatkan media iklan yang tepat untuk produk agar iklan dapat dampak yang positif.

Kesadaran merek memiliki tahapan dimulai dari Brand Unaware (tidak mengenal merek) yang mana pada tingkatan ini target market tidak mengenal sama sekali produk yang jual, bahkan konsumen pernah dengar tetapi mereka lupa hingga mereka pernah melihat namun tidak diingat. Lalu Brand Recognition (pengenalan merek) yang mana tingkatan ini target market sudah mulai mengenal brand produk kita yang apabila disebutkan ciri – ciri dari suatu produk mereka sudah dapat mengenali. Selanjutnya Brand Recall (mengingat kembali merek) dimana tingkatan ini lebih tinggi dari tingkatan sebelumnya yang mana konsumen dapat menyebutkan kembali brand dari suatu jenis produk yang mereka kenali. Dan Top of Mind (pikiran teratas) menjadi tingkatan yang paling tertinggi yang apabila target market diminta untuk menyebutkan 1 brand dari jenis produk tertentu yang mereka ingat, maka yang akan terlintas adalah brand yang menjadi nomor 1 dipikirannya.


Pada tabel diatas, bahwa hampir setengah responden melihat iklan tersebut pada media iklan youtube sebesar 49%. Hal ini membuktikan bahwa media iklan online lebih sering disaksikan oleh calon konsumen.

 

BAB IV

PENUTUP

Dari penjelasan mengenai Pengaruh Iklan Terhadap Kesadaran Merek Dompet Digital diatas dapat disimpulkan bahwa Hampir setengah responden melihat iklan dompet digital DANA melalui media iklan YouTube. Karena saat ini hampir semua masyarakat memiliki gadget atau smartphone yang dapat mengakses internet. Dengan adanya internet saat ini, pemasar dapat mengalihkan fokusnya untuk memanfaatkan internet sebagai media untuk memasarkan produk seperti beriklan dimedia sosial Youtube. Saat ini pula masyarakat cenderung lebih sedikit menyaksikan televisi dibandingkan dengan smartphone, dikarenakan smartphone yang mereka miliki sudah dapat mengakses apapun yang mereka inginkan. sebagian kecil masyarakat menyaksian tayangan iklan melalui media iklan yang terdapat pada bioskop dan media iklan seperti baliho. Hal ini dapat disimpulkan bahwa media iklan yang efektif untuk dimanfaatkan oleh para pemasar yaitu Youtube dan Televisi dengan jangkauan masyarakat yang lebih luas.

Iklan berpengaruh secara signifikan terhadap kesadaran merek dari dompet digital DANA. Yang artinya bahwa iklan memberi pengaruh yang positif terhadap kesadaran merek produk. Maka dari itu iklan perlu memiliki kreativitas yang dapat memberi kesan menarik para konsumen atau yang menyaksikan iklan tersebut. Kualitas iklan juga perlu diperhatikan agar para konsumen yang menyaksikan iklan dapat menerima pesan tersirat maupun tersurat pada iklan tersebut dengan baik dan dapat menerima informasi mengenai produk yang dapat menaikkan tingkat kesadaran merek konsumen akan produk.




DAFTAR PUSTAKA

(Angga Aditiya Istijarno Universitas Singaperbangsa Karawang, November 2021) http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/FRKM/article/download/12396/8209

Komentar

https://irfananza.blogspot.com/2020/09/my-first-blog.html